Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2016

I Can't Stand it

Karena saat ini malam minggu, aku memutuskan untuk pergi ke Kota bersama temanku dengan mengendarai motor. Ya, hanya sekedar jalan-jalan, makan, melihat kembang api, dan menonton pertunjukan wayang. Kira-kira kita berangkat pukul sembilan lewat. Temanku tidak terlihat senang, entah apa penyebabnya yang pasti aku ingin membuatnya merasa bahagia. Setelah sampai di Kota, suasana sangat ramai. Aku dan temanku mempererat jaket kita masing-masing, udara tampak sangat dingin namun suasana malam minggu yang ramai ini tampak hangat dihati. “Aku ingin pulang” kata temanku, wajahnya sudah pucat dan merah. “Kita baru saja sampai” jawabku. “Kau jahat!” serunya namun aku tidak perduli.    “Sebaiknya kita minum kopi atau makan baso?” tanyaku. “minum kopi” balasnya. Akhirnya aku dan temenku memesan kopi di pedangan kaki lima. Ada yang aneh. Aku hanya memesan satu kopi, tetapi temanku malah memesan lima kopi. Ohh, mungkin dia sedang haus. Setelah kopi sudah tersedia di depan ki...

When I was

Aku melihat bulan yang terang melalui jendela kamarku. Pikiranku terganggu dan aku memutuskan untuk pergi berlari sambil melemparkan senyum terbaikku, sesekali aku tertawa. Aku tidak perduli lagi dengan kata-kata temanku, memang benar aku bodoh. Adrenalinku mengguncang hebat dan dopaminku rasanya meledak. Napasku terengah-engah karena lelah berlari. Kini aku berada di depan pintu rumahnya. Aku menekan bel. Ini adalah masa-masa diujung tebing. Ia membuka pintu dan sangat jelas ia tidak menyukai kedatanganku. Aku memang egois. Saat itu juga ia menamparku, meludahiku, menarik rambutku, merusak pakaianku, dan yang terakhir ia menghunuskan belatinya dari leharku sampai perut. Aku hanya bisa tersenyum.

Berlian

Seorang detektif bernama Mr. Jim menangani sebuah kasus pencurian berlian milik anak pejabat. Dikatakan bahwa berlian tersebut sangat mahal dan langka. Berlian tersebut hilang di kamar anak pejabat dengan bersamanya bau tak sedap yang sangat dibenci anak pejabat tersebut. Mr. Jim menemukan lima orang yang salah satunya akan dinobatkan sebagai tersangka. 1. Leo, kekasih anak pejabat tersebut yang datang ke rumah anak pejabat sebelum kejadian. 2. Kesya, teman anak pejabat tersebut yang sempat bermain di kamar anak pejabat tersebut sebelum kejadian. 3. Scott, tukang kebun di rumah keluarga pejabat tersebut yang gemar bercerutu. 4. Femil, supir pribadi anak pejabat tersebut. 5. Anim, pembantu keluarga penjabat tersebut yang sempat membersihkan kamar anak tersebut sebelum kejadian. Coba kalian bantu Mr. Jim untuk menemukan tersangka yang sebenarnya? Sertakan ALASAN kenapa kalian memilih salah satu orang tersebut.

Lift

Aku benci berada dalam kerumunan. Aku benar2 membencinya! Apalagi saat aku berada di dalam lift yang penuh. Aaaargh! Sialnya hari itu aku justru mengalaminya. Lift di depanku terbuka dan isinya sangat penuh! Ada seorang lelaki dan istrinya, dua anak SD, seorang pria berpakaian jas necis, seorang anak kuliahan, serta seorang ibu yang menggendong anaknya serta menggandeng anaknya yang satunya. Setelah aku masuk, seorang wanita berpakaian putih juga mencoba masuk. Namun terdengar suara yang menyatakan bahwa lift kelebihan beban. Aku ingat lift ini hanya bisa menampung 9 orang. Gadis itu tampak malu. Aku kemudian keluar dan mempersilakannya masuk. Saat pintu menutup, aku melihatnya tersenyum padaku, sangat manis. Lumayan. Lagipula aku memang tak mau berdesak2an di dalam lift yang sempit dengan orang2 itu. Aku lalu menunggu lift berikutnya untuk naik ke kamarku. Akhirnya aku sampai juga di kamarku dan menyalakan TV. Isinya tentang berita seorang gadis yang menghilang secara misteri...

Help Me!!

Sial!!! Kenapa nasibku begitu sial? Apa kau bisa membantuku? Aku mohon. Entah sekarang aku berada dimana, dunia rasanya sangat gelap. Kakiku berjalan buta arah, aku terus saja terjatuh dan semua anggota tubuhku terasa sakit. Aku tidak tahu sekarang berada dimana. Sesekali aku menabrak sesuatu. Aku sendiri tidak tahu apa yang aku tabrak. Lama-lama aku bisa gila saking menderitanya diriku ini. Aku butuh bantuan. Aku mohon, bantu aku. Jangan tolak aku! Apa yang salah dariku? Baiklah aku akan berhenti menganggumu jika kau menolongku atau tidak, aku jamin malam ini dan malam berikut-berikutnya kau tidak akan tidur nyenyak. Jadi lebih baik kau menolongku sebelum kau pergi tidur. Aku tidak bisa mendengar apapun, aku tidak bisa bicara, jika kau bertemu denganku sentuh saja tanganku, itu artinya kau mau membantuku. Kumohon, antarkan dan tuntunku sampai ke gubuk di tengah hutan. Itu saja.

Mirror

Malam ini Ibu tidak berhenti untuk mengecek keadaan dalam kamar Rey, anaknya yang berumur 7 tahun. Seminggu lalu ia mengalami musibah yang tak disengaja oleh Ibunya yang berdampak pada tubuhnya. Ia juga mulai menjadi seorang yang paranoid setelah itu. Setiap hari Rey mengeluhkan pada ibunya bahwa ada seseorang yang berada di dalam kamarnya dengan wajah yang mengerikan melihat tepat kearahnya. Ia selalu saja tampak di cerminnya, namun saat Rey berbalik dan melihat siapa orang tersebut, Ia tidak bisa menemukan siapapun disana. Ibu menangis di depan pintu kamar Rey tersebut. Dengan membawa palu kecil, Ibu menghancurkan satu-satunya cermin yang ada di kamar anaknya tersebut, dan mulai saat itu, Rey tidak pernah mengeluh lagi kepada Ibunya tentang penampakkan tersebut. Tak berapa lama, Rey mulai mengeluhkan tentang hal tersebut kembali kepada Ibunya. Ia mengatakan bahwa Ia dapat melihat makhluk tersebut di cermin di dalam kamar Ibunya, namun makhluk itu benar-benar tampak sedih dan...

Si Mesum

Seorang gadis masuk ke bilik ke kamar mandi dan duduk di kloset. Tiba-tiba ia melihat sepasang kaki bersepatu laki-laki dari sela-sela di bawah pintu klosetnya. “Hei, keluar! Di sini kamar mandi perempuan!” Namun pria itu hanya berdiri di depan bilik kamar mandinya. Kakinya sama sekali tak bergeming dari sana. Hanya terdengar suara dengus napas dari arah atas. Ia mendongak dan melihat wajah seorang laki-laki menatap dari sela2 atas pintu bilik kamar mandinya. Dasar orang mesum!

Banana Tree

Aku sangat terganggu dengan pohon pisang yang aku tanam dibelakang rumahku seminggu yang lalu, ia selalu saja mengundang hewan melata datang menghampirinya. Binatang itu cukup mengganggu tanamanku yang berada di sekitar pohon pisang tersebut. Bahkan menimbulkan bau yang sangat busuk seperti bau bangkai mereka. Ditambah lagi aku sedang pusing mencari dimana istriku. Ia pergi begitu saja meninggalkan diriku dirumah sendirian. Terakhir aku melihatnya adalah seminggu lalu. Aku ingat saat terakhir kami bersama, kami meminum banyak sekali alkohol hingga kami mabuk dan hampir tak sadarkan diri. Namun malam itu ia jengkel padaku karena aku memarahinya saat ia menyuruhku berhenti minum sebelum aku muntah atau sebagainya. Aku sangat membencinya malam itu, aku benci orang yang memarahiku. Namun aku tak sadar dia tega meninggalkan diriku sendiri. Aku juga ingat, malam itu aku mengundang 2 orang tetangga baruku, mereka adalah orang yang ramah, asyik dan enak diajak bicara. Namun mereka ter...