Aku keluar dari penjara minggu lalu. Aku membunuh empat orang dan aku sangat menyesal. Alasan mengapa aku dibebaskan karena mereka bilang aku sudah disembuhkan. Ayah dan ibuku tidak bekerja dan hanya tinggal di dalam rumah seharian. Mereka tampak mengacuhkanku, bahkan aku harus memasak makananku sendiri. Kakak perempuanku terpaksa berhenti kuliah setelah aku dipenjara. Mungkin itu sebabnya ia membenciku dan mengurung dirinya di dalam kamar. Adik laki-lakiku biasa bermain denganku. Namun begitu aku keluar dari penjara, ia bahkan tak mau berbicara denganku dan hanya menonton TV seharian. Huh, aku harus mencari pekerjaan.
Suatu hari seorang gadis remaja ditinggal oleh orang tuanya yang akan menginap di tempat saudara mereka. Sang gadis meyakinkan orang tuanya untuk berhenti khawatir kepadanya. Ia akan mengunci semua jendela dan pintu. Lagipula, gadis itu sendiri, ada anjing setianya yang menemaninya di kamarnya. Malam itu, sang gadis hendak tidur. Ia mengunci semua pintu dan jendela. Namun ada sebuah jendela yang tak bisa ia kunci. Akhirnya ia hanya menutupnya begitu saja. Gadis itupun naik ke atas ranjang dan di bawah ranjang, anjing setianya meringkuk. Ia mengulurkan tangannya ke bawah dan anjingnya menjilati jari-jarinya, seperti yang biasa dilakukannya. Entah mengapa ia merasa aman jika anjingnya melakukan hal itu. Gadis itu jadi tidak merasa sendirian di kamar. Gadis itu kemudian tertidur. Namun saat tengah malam, ia mendengar suara “Tip tap tip tap ...”. Seperti suara air menetes di atas wastafel. Saat ia membuka mata, kamarnya gelap gulita. Iapun menjulurkan tangannya ke baw...
Comments
Post a Comment