Skip to main content

Bunuh Diri

Suatu malam aku terpaksa lembur hingga jam 11. Tiap kali pulang, aku selalu melewati sebuah gedung apartemen kosong. Konon katanya, gedung ini sering dipakai orang untuk bunuh diri sehingga dihantui oleh arwah2 penasaran.
Sialnya, malam itu aku harus pulang melewati jalan itu lagi. Saat aku mendongak ke arah apartemen itu, aku melihat sesosok bayangan di atas.
“Apa itu hantu?”
Aku langsung dicekam ketakutan ketika bayangan itu melompat dari atas balkon dan mendarat tepat di atas tanah berumput. Terdengar suara jeritan saat bayangan itu jatuh.
Akupun menghampirinya. Aku melihat seorang wanita berlumuran darah. Ia jelas manusia, bukan hantu. Akupun segera menelepon ambulans. Aku melihat orang2 mulai keluar ke balkon apartemen itu sambil menengok ke bawah. Pasti mereka juga mendengar suara saat wanita itu jatuh ke bawah.
Sesaat kemudian ambulans datang dan membawanya ke rumah sakit. Ternyata ia masih hidup. Hufh, untung saja itu tadi bukan hantu.

Comments

Popular posts from this blog

Lick (Amerika)

Suatu hari seorang gadis remaja ditinggal oleh orang tuanya yang akan menginap di tempat saudara mereka. Sang gadis meyakinkan orang tuanya untuk berhenti khawatir kepadanya. Ia akan mengunci semua jendela dan pintu. Lagipula, gadis itu sendiri, ada anjing setianya yang menemaninya di kamarnya. Malam itu, sang gadis hendak tidur. Ia mengunci semua pintu dan jendela. Namun ada sebuah jendela yang tak bisa ia kunci. Akhirnya ia hanya menutupnya begitu saja. Gadis itupun naik ke atas ranjang dan di bawah ranjang, anjing setianya meringkuk. Ia mengulurkan tangannya ke bawah dan anjingnya menjilati jari-jarinya, seperti yang biasa dilakukannya. Entah mengapa ia merasa aman jika anjingnya melakukan hal itu. Gadis itu jadi tidak merasa sendirian di kamar.  Gadis itu kemudian tertidur. Namun saat tengah malam, ia mendengar suara “Tip tap tip tap ...”. Seperti suara air menetes di atas wastafel. Saat ia membuka mata, kamarnya gelap gulita. Iapun menjulurkan tangannya ke baw...

Security Guard

Larut malam, dua orang mahasiswi sedang sibuk mengerjakan tugas mereka di perpustakaan. Ketika mereka sedang sibuk di depan laptop mereka, seorang satpam mendekati mereka dari belakang.  “Perpustakaan sudah hampir tutup.” Kata satpam itu, “Kenapa kalian belum pulang?”  “Kami harus mengumpulkan tugas ini besok pagi jam 7 pak.” Jawab salah satu mahasiswi itu, “Maaf, bisakah kami berada di sini sejam lagi? Kami yakin kami akan menyelesaikannya sebentar lagi.”  “Baik, kalau begitu ada baiknya aku menemani kalian di sini sampai tugas kalian selesai,” jawab satpam tersebut, “Aku akan berdiri di sini untuk memastikan kalian aman.”  Kedua gadis itu merasa sangat berterima kasih pada satpam tersebut. Mereka bisa menyesaikan tugas mereka tanpa takut suatu apapun karena satpam tersebut berjaga di belakang mereka. Hingga saat mereka akan menulis kesimpulan, tiba-tiba ...  “Tok ...”  Salah satu gadis tersebut menjatuhkan pensilnya. Pensil itu menggeli...

Mirror

Malam ini Ibu tidak berhenti untuk mengecek keadaan dalam kamar Rey, anaknya yang berumur 7 tahun. Seminggu lalu ia mengalami musibah yang tak disengaja oleh Ibunya yang berdampak pada tubuhnya. Ia juga mulai menjadi seorang yang paranoid setelah itu. Setiap hari Rey mengeluhkan pada ibunya bahwa ada seseorang yang berada di dalam kamarnya dengan wajah yang mengerikan melihat tepat kearahnya. Ia selalu saja tampak di cerminnya, namun saat Rey berbalik dan melihat siapa orang tersebut, Ia tidak bisa menemukan siapapun disana. Ibu menangis di depan pintu kamar Rey tersebut. Dengan membawa palu kecil, Ibu menghancurkan satu-satunya cermin yang ada di kamar anaknya tersebut, dan mulai saat itu, Rey tidak pernah mengeluh lagi kepada Ibunya tentang penampakkan tersebut. Tak berapa lama, Rey mulai mengeluhkan tentang hal tersebut kembali kepada Ibunya. Ia mengatakan bahwa Ia dapat melihat makhluk tersebut di cermin di dalam kamar Ibunya, namun makhluk itu benar-benar tampak sedih dan...