Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2016

Ibu yang Sabar

Ibuku sangatlaaaaaah sabar. Tiap kali aku membuat kesalahan atau berbuat nakal. Ia tak pernah marah. Ia hanya menasehatiku agar tidak melakukannya lagi lalu melupakannya begitu saja. Teman-temanku sampai iri lho. Kadang-kadang aku sadar kalau aku sering memanfaatkannya. Aku bebas saja berbuat nakal, toh ibuku akan memaafkanku. Suatu hari aku menyelinap masuk ke kamar ibu saat ibu tak ada. Aku suka mencoba-coba bedak dan lipstiknya. Ibu tak suka aku melakukannya dan aku beberapa kali tertangkap basah. Namun ibu tetap saja tak marah dan hanya menasehatiku. Namun saat itu aku melihat sebuah buku terbuka. Aku ingat buku catatan itu selalu saja tak pernah lepas dari ibuku. Aku juga ingat, tiap kali aku berbuat nakal, ibu selalu menulis sesuatu di buku itu. Ini buku apa ya? Aku selalu penasaran. Akhirnya aku iseng-iseng membaca halaman yang terbuka dari buku itu. Sepertinya ibu baru saja menulisnya. Ayumi hari ini: - 3 point. Tersisa 24 point.

Longsor

Sebuah keluarga sedang melakukan perjalanan di Colorado dengan sebuah bus. Keluarga itu terdiri atas sepasang suami istri dan dua anaknya. Ketika bus itu mencapai kaki pegunungan, kedua anak mereka mulai merengek karena lapar. Suami istri tersebut memutuskan turun di restoran terdekat. Setelah turun dan selesai makan, mereka melihat sebuah berita di televisi. Sebuah bus baru saja mengalami kecelakaan mengerikan karena tertimpa longsoran batu. Semua penumpang bus diberitakan tewas. Suami istri itu shock, sebab bus yang diberitakan adalah bus yang mereka naiki tadi. “Kuharap kita tak pernah naik bus itu.” Kata sang istri. “Teganya kau mengatakan hal itu!” kata sang suami dengan marah. “Oh, kau benar.” Kata sang istri, “Seharusnya kita tidak turun tadi!”

Sayembara

Seorang pria yang tak kukenal menawariku sebuah sayembara. “Hai, apa kau ingin ikut sebuah lomba. Ada sebuah kotak kayu di gudang berisi uang 1 juta dolar. Untuk membukanya, kamu akan diberikan sebuah kapak. Namun kamu hanya diberi waktu setengah jam untuk menemukannya. Jika kamu bisa menemukannya, uang itu akan jadi milkmu. “Oke setuju!” Dan iapun membawaku ke gudang. Aku langsung putus asa, sebab ada ratusan kotak kayu di dalam gudang. Butuh berjam-jam untuk membukanya satu-satu. “Namun bila kau berikan 50 $ kepadaku,” kata orang tua itu, “Aku akan langsung menempatkanmu di samping uang sejuta dolar itu!”” “Baiklah, aku setuju!” ucapku tanpa ragu-ragu. Aku memberikannya uang itu. Permainan dimulai. Dan ia memegang janjinya. Uang itu berada tepat di depanku.

Tas Berbentuk Bayi

Aku sedang berada di stasiun, duduk di kursi sambil menunggu kereta ketika seorang wanita yang menggendong bayi duduk di sampingku. Aku sangat menyukai anak-anak dan aku tak bisa berhenti menatap wajah bayi yang lucu itu. Wanita itu menyadarinya dan mulai bercakap-cakap denganku. “Sebenarnya ini bukan bayi, tapi ini tas.” Ia lalu membuka baju bayi itu dan menunjukkan sebuah resleting di perutnya. Aku juga kemudian menyadari mata bayi itu terbuat dari kaca. “Wow, itu terlihat sangat realistik.” “Ya, aku tahu. Butuh kerja keras untuk membuatnya. Memakan waktu juga. Namun aku menikmatinya. Aku suka mendaur ulang benda.” Ia menjawab sambil tersenyum. Ketika kereta yang akan kami naiki tiba, ia berdiri dan masuk ke kereta itu. Aku juga hendak naik ke kereta itu, namun aku hanya terpaku di kursi itu, tak mampu bergerak. Aku duduk di sana, kaku, menatap kereta itu hingga akhirnya menghilang di kejauhan.

Security Guard

Larut malam, dua orang mahasiswi sedang sibuk mengerjakan tugas mereka di perpustakaan. Ketika mereka sedang sibuk di depan laptop mereka, seorang satpam mendekati mereka dari belakang.  “Perpustakaan sudah hampir tutup.” Kata satpam itu, “Kenapa kalian belum pulang?”  “Kami harus mengumpulkan tugas ini besok pagi jam 7 pak.” Jawab salah satu mahasiswi itu, “Maaf, bisakah kami berada di sini sejam lagi? Kami yakin kami akan menyelesaikannya sebentar lagi.”  “Baik, kalau begitu ada baiknya aku menemani kalian di sini sampai tugas kalian selesai,” jawab satpam tersebut, “Aku akan berdiri di sini untuk memastikan kalian aman.”  Kedua gadis itu merasa sangat berterima kasih pada satpam tersebut. Mereka bisa menyesaikan tugas mereka tanpa takut suatu apapun karena satpam tersebut berjaga di belakang mereka. Hingga saat mereka akan menulis kesimpulan, tiba-tiba ...  “Tok ...”  Salah satu gadis tersebut menjatuhkan pensilnya. Pensil itu menggeli...

Daddy's Back

Linda terbangun ketika ia mendengar suara pintu kamarnya terbuka. Walaupun ia sudah tak lagi tertidur, ia masih mencoba menutup matanya seerat mungkin. Linda berharap kali ini ia akan mengira ia masih tidur dan pergi. Namun suara langkah kaki itu tetap terdengar mendekati dirinya yang tengah terbaring di tempat tidur. Tiap malam, bisik gadis itu pada dirinya sendiri. Setiap malam ia selalu datang ke kamarku. Kenapa ia tak bisa membiarkanku sendiri satu malam saja?  Pegas dari kasurnya serasa menjerit ketika ia duduk di sampingnya yang tengah terbaring di ranjang. Linda ingin menangis ketika ia menaruh tangannya di kepala gadis itu dan mulai membelai rambutnya. Ketika ayahnya membungkuk dan mencium keningnya, Linda masih bisa mencium bau alkohol dalam napasnya.  “Jangan khawatir, sayang. Ayah mencintaimu. Karena itu ayah kembali dan takkan pergi lagi...” ia berbisik di telinga gadis itu.  Setetes darah menetes dari bibir ayahnya. Napas Linda yang tersengal-senga...

My Parents Never Believe Me

Saat umurku dua tahun, mama dan papa tak pernah memercayaiku saat aku membangunkan mereka dengan teriakan histeris, tubuh gemetar dan bermandikan keringat. Mereka hanya menidurkanku kembali. Saat umurku lima tahun, mama dan papa tak pernah memercayaiku saat dengan kata-kata gugup dan panik, kucoba menjelaskan suara aneh yang muncul dari bawah lantai kamar. Mereka mengatakan bahwa suara tersebut hanya papan lantai yang bergesakan dengan angin. Saat umurku tujuh tahun, mama dan papa tak pernah memercayaiku saat kemudian kusampaikan pada mereka, mengenai ancaman dari bisikan-bisikan ganjil yang terdengar saat malam. Mereka mengatakan bahwa aku hanya berhalusianasi karena kurang tidur. Saat umurku sembilan tahun, mama dan papa tak pernah memercayaiku saat aku terbangun dengan luka di tangan dan kaki, serta rambut yang lepas dari kulit kepala. Mereka mengatakan itu semua hanyalah ulahku yang kulakukan tanpa sadar saat aku tertidur.  Saat umurku 12 tahun, mama dan papa tak p...

Pizza (Amerika)

Seorang pria mengalami kecelakaan mobil. Kakinya patah dan ia harus beristirahat beberapa hari di dalam rumah hingga kondisinya pulih. Pria itu tinggal di apartemen bersama istrinya. Sayangnya istrinya harus bekerja sehingga tak bisa merawat pria itu. Beberapa hari pertama, pria itu merasa senang karena bisa tinggal di rumah seharian. Namun lama-kelamaan ia merasa bosan. Suatu hari saat menyalakan televisi, ia mendengar suara anak-anak berlari di lantai atasnya. Ia berpikir ini aneh, sebab jam segini harusnya anak-anak belum pulang dari sekolah. Esoknya, ia juga mendengar suara anak bermain dari lantai atas. Si pria merasa lapar dan memesan dua kotak pizza melalui layanan pesan antar. Ia merasa sudah kenyang setelah memakan sekotak pizza dan merasa tak sanggup menghabiskan satu kotak pizza lagi. Jika ia menunggu istrinya pulang, mungkin pizza itu rasanya sudah tak enak lagi.  Akhirnya ia memutuskan untuk berbuat baik dengan memberikan pizza itu pada keluarga yang tinggal...

The Ribbon (Amerika)

Alkisah, ada seorang wanita yang sangat cantik dan sangat dikagumi oleh para pria yang hidup di daerah sekitar tempat tinggalnya. Namun ada yang aneh dengan gadis itu. Ia selalu saja memakai sebuah pita merah di lehernya. Entah mengapa gadis itu melakukannya, tak ada yang tahu alasannya. Gadis itu juga selalu menolak menceritakan alasan mengapa ia selalu mengikatkan pita merah di sekeliling lehernya. Hingga suatu hari ia jatuh cinta dengan seorang pria dan pria itu membalas cintanya. Tentu sang pria sangat senang mendapatkan kekasih yang sangat cantik. Namun ia sangat penasaran mengapa gadis itu selalu memakai pita merah di lehernya. “Mengapa kau selalu memakai pita merah itu?” tanya sang pria. Gadis itu enggan menjawab. “Akan kuceritakan padamu jika kita menikah nanti.” Beberapa bulan berlalu dan kedua pasangan itu kemudian bertunangan dan akhirnya menikah. Namun setelah menikah pun, gadis itu tetap mengingkari janjinya untuk menceritakan alasan mengapa ia selalu mema...

The Vault Room (Amerika)

Seorang pemuda menerima pekerjaan sebagai pengurus makam. Ini sebenarnya bukan jenis pekerjaan yang ia inginkan. Namun apa boleh buat, ia sangat membutuhkan uang dan hanya pekerjaan ini yang berhasil ia dapatkan dalam waktu singkat. Pemuda itu sangat takut pada mayat, namun untunglah pekerjaannya hanyalah pekerjaan-pekerjaan ringan. Tugasnya hanyalah menyapu, memotong rumput, dan membersihkan makam. Sedangkan tugas-tugas yang berhubungan dengan mayat seperti menyiapkan jenazah dan prosesi pemakaman adalah tugas para pengurus makam yang lebih senior. Namun ada satu hal yang dibenci oleh pemuda itu. Ia memang tak perlu melihat mayat secara langsung saat bekerja. Namun ada kalanya ia bekerja di ruangan bawah tanah tempat pet-peti mati berisi jenazah disimpan. Di negara Barat, orang-orang kaya biasanya membuat sebuah ruangan bawah tanah dimana peti-peti mati mereka dan keluarga mereka diletakkan, bukan dikubur seperti orang biasa.  Pemuda itu sangat membenci ruang bawah tana...

Lick (Amerika)

Suatu hari seorang gadis remaja ditinggal oleh orang tuanya yang akan menginap di tempat saudara mereka. Sang gadis meyakinkan orang tuanya untuk berhenti khawatir kepadanya. Ia akan mengunci semua jendela dan pintu. Lagipula, gadis itu sendiri, ada anjing setianya yang menemaninya di kamarnya. Malam itu, sang gadis hendak tidur. Ia mengunci semua pintu dan jendela. Namun ada sebuah jendela yang tak bisa ia kunci. Akhirnya ia hanya menutupnya begitu saja. Gadis itupun naik ke atas ranjang dan di bawah ranjang, anjing setianya meringkuk. Ia mengulurkan tangannya ke bawah dan anjingnya menjilati jari-jarinya, seperti yang biasa dilakukannya. Entah mengapa ia merasa aman jika anjingnya melakukan hal itu. Gadis itu jadi tidak merasa sendirian di kamar.  Gadis itu kemudian tertidur. Namun saat tengah malam, ia mendengar suara “Tip tap tip tap ...”. Seperti suara air menetes di atas wastafel. Saat ia membuka mata, kamarnya gelap gulita. Iapun menjulurkan tangannya ke baw...

10 Days Dream

Peringatan : Sebelumnya, aku peringatkan dulu bahwa urban legend ini sangatlah disturbing. Buat yang tidak berani membacanya, sebaiknya segera tinggalkan halaman ini. Jangan sampai kalian menyesal setelah membacanya. Aku berikan kesempatan untuk meninggalkan halaman ini. Jika kalian masih nekad, silakan tanggung sendiri akibatnya. ……..  .……..  .……..  .……..  .……..  Kesepuluh mimpi itu dan aturannya adalah sebagai berikut. MIMPI HARI PERTAMA: Anda sedang bermimpi tengah tidur di dalam kamar anda. Anda kemudian akan menyadari ada seorang anak perempuan yang mengintip melalui jendela kamar anda. Peraturan: biarkan anak perempuan itu masuk. MIMPI HARI KEDUA: Anak itu sekarang ada di dalam kamar anda. Ia terus menunduk sehingga anda tak bisa melihat wajahnya. Ia terus menggumam dan beberapa saat kemudian anda akan menyadari bahwa ia terus mengatakan, “Kumohon jangan ... kumohon jangan ...” Peraturan: Biarkan gadis itu naik ke t...

Square (Jepang)

Alkisah, lima orang pendaki gunung tersesat di tengah pegunungan bersalju (versi lain cerita mengatakan mereka merupakan korban selamat dari suatu kecelakaan pesawat). Karena tidak kuat, salah satu dari kelima pendaki itu akhirnya meninggal. Namun keempat temannya yang lain menolak meninggalkan jenazah teman mereka di tengah gunung dan memutuskan membawanya. Hingga suatu saat di tengah badai salju, mereka menemukan sebuah pondok kayu. Mereka bersyukur dan segera berlindung di dalam pondok kayu itu. Pondok itu berbentuk segiempat. Pondok itu tampak sudah tua, namun masih kokoh. Celakanya, sama sekali tak ada penerangan di dalam pondok itu, sehingga mereka terpaksa menghabiskan malam dalam kondisi gelap gulita. Mereka meletakkan jenazah teman mereka di tengah ruangan yang berbentuk segi empat itu.  Mereka mulai bercakap-cakap. “Malam ini kita tidak boleh tidur. Bila kita tidur, bisa-bisa kita tidak bangun lagi.” “Ya, aku tahu. Tapi bagaimana caranya? Bila kita tidak ...

Teke-Teke (Jepang)

Kisah ini terjadi di Jepang. Alkisah di tengah salju yang tengah turun, dua orang masinis menjalankan sebuah lokomotif ke stasiun kereta terdekat. Saat mereka tiba di bawah suatu jembatan di daerah yang cukup terpencil, tiba-tiba saja ... “Braaak ...” “Kreeek...” Dua masinis itu melihat sesosok bayangan jatuh tepat di depan mereka. Kedua masinis ini cukup berpengalaman untuk merasakan bahwa kereta yang mereka kendalikan telah menggilas sesuatu. Sang masinis berusaha keras menghentikan keretanya dan lokomotif itu berhenti kira-kira beberapa ratus meter dari tempat kejadian. Salah satu masinis memutuskan turun untuk memastikan apa yang telah terjadi. Ia berjalan susah payah di atas gumpalan salju dan tepat di bawah jembatan yang tadi mereka lewati, ia menemukan sesuatu yang mengerikan. Terdapat tubuh seorang wanita di tengah rel. Tubuhnya terpotong menjadi dua karena terlindas kereta. Satu bagian adalah bagian atas tubuh wanita itu, mulai dari hingga ke pinggang. Bagian satuny...

Red Robe (Jepang)

Seorang wanita Jepang sedang berlibur di Amerika dan memutuskan menginap di sebuah hotel murah untuk menghemat uangnya. Saat ia tiba di kamarnya, ia menyadari bahwa ia berada di kamar 66 di lantai ke-6. Secara teknis, kamarnya bernomor 666. Ia bergidik ngeri. Namun ia berpikir, ini semua pasti kebetulan. Ia pun tak terlalu memikirkannya dan pergi mandi. Beberapa saat kemudian terdengar suara ketukan di pintu kamarnya.  Ia keluar dari kamar mandinya dan mengenakan jubah mandi putih bertudung yang sudah disiapkan di hotel tersebut bagi tamunya. Ia membuka kamarnya, namun tak ada seorangpun di luar kamarnya. Iapun menutup kembali kamarnya dan berganti pakaian. Kembali terdengar ketukan di pintu kamarnya. Ia membuka kamarnya dan melihat seorang gadis kecil memakai jubah mandi bertudung yang sama persis seperti yang tadi ia pakai. Hanya warnanya merah. “Ada yang bisa saya bantu? Dimana orang tuamu?” Ia melihat bahwa gadis kecil bertudung merah itu tampak habis menangis. “Sa...

Wristband (Korea)

Di Korea, terdapat peraturan yang berlaku di semua rumah sakit. Ketika pasien masih hidup, gelang berwarna putih diikatkan di lengan kanan mereka. Gela ngitu berisi nama pasien serta informasi lainnya. Namun ketika pasien meninggal, gelang itu dilepas dan digantikan dengan sebuah gelang merah yang diikatkan di lengan kiri sebelum jenazahnya dibawa ke kamar mayat. Kisah ini terjadi pada seorang dokter yang sedang shift malam di sebuah rumah sakit. Ia akhirnya menyelesaikan shift malamnya pukul 2 dini hari dan merasa sangat lelah. Rumah sakit tampak sangat sepi sebab pada jam 2 dini hari, tentu semua pasien sedang terlelap dan sebagian besar perawat juga telah pulang. Ia menyalakan lift dari lantai lima untuk turun ke basement, dimana mobilnya diparkir. Di dalam lift hanya tampak seorang wanita tua. Ia berdiri di samping wanita tua itu, yang tampaknya juga ingin turun di basement. Begitu lift mereka sampai di basement, pintu lift terbuka dan tampak seorang pria berpakaian putih. W...

Pedestrian Crossing (Jepang)

Suatu sore, sepulang bekerja aku berada di sebuah persimpangan jalan. Sambil menunggu lampu merah, aku berdiri di depan sebuah zebra cross dan mengamati orang-orang yang berada di seberangku. Mereka juga menunggu untuk menyeberang, sama seperti aku. Namun di antara mereka, ada seorang wanita yang tampak aneh. Pertama-tama aku pikir ia memakai masker. Namun bukan itu. Wajahnya tampak kabur. Aku mencoba mengamatinya, namun wajahnya tak berubah. Aku bahkan tak bisa mengenali wajahnya, dimana hidung, mata, maupun telinganya.  Seakan-akan wajahnya rata. Anehnya, orang-orang di sekitarnya tampak mengacuhkan wanita itu, walaupun penampilannya sangat menakutkan. Lampu merah menyala. Mobil-mobil berhenti dan orang-orang mulai menyeberang. Begitu pula aku, namun aku mencoba untuk menjauhi wanita itu. Ia berjalan di sebelah kanan zebra cross, sehingga aku sebisa mungkin berjalan di sisi kiri zebra cross. Namun ia justru berpindah ke sisi kiri juga. Ia berjalan tepat menuju ke ara...

UM-MA (Korea)

Kisah ini adalah urban legend yang sangat terkenal di Korea (“Um-ma” adalah panggilan anak kepada ibunya di Korea).  Seorang anak memanggil ibunya berkali-kali. Namun sang ibu sama sekali tak merespon panggilan anaknya.  “Um-ma...um-maaaaaaaaaaaaaaaaaa......!!!”  Sang ibu akhirnya menoleh pada anak itu.  “Um-ma....kupanggil ribuan kali kenapa um-ma tidak menjawab?”  Namun ibu itu hanya menyeringai dan menjawab.  “Apa aku mirip dengan ibumu?”     THE END

Keyhole (Amerika)

Seorang pria datang ke sebuah hotel. Ketika check in, sang resepsionis memperingatkannya, “Tolong jangan masuk ke kamar yang tak ada nomornya.” Pria itu mengangguk dan segera mencari kamarnya yang bernomor 10. Saat itulah, ia melihat sebuah kamar tanpa nomor yang tadi dikatakan sang resepsionis. Karena penasaran, ia mengintip melalui lubang kunci untuk melihat apa isinya. Ia hanya melihat seorang wanita tua berwajah pucat sedang duduk di tengah ruangan. Aneh sekali, seakan-akan seluruh kulit tubuh wanita itu berwarna putih, tidak seperti kulit manusia kebanyakan. Tiba-tiba saja wanita itu menoleh dan menatapnya. Karena ketakutan, iapun segera lari ke kamarnya. Malamnya ia tak bisa tidur. Ia masih penasaran mengapa resepsionis itu memperingatkannya untuk menjauhi kamar itu. Dan mengapa pula kamar itu tidak diberi nomor? Saking penasarannya, saat itu juga ia bangkit dari tempat tidurnya, mengendap-ngendap di lorong hotel, dan mengintip kamar itu sekali lagi melalui lubang ...

Gozu/Kepala Sapi (Jepang)

Di hari Minggu yang cerah, sekelompok remaja SMA tengah bergembira. Hari itu mereka melakukan darmawisata yang diadakan sekolah. Mereka semua tengah naik bus ditemani oleh seorang guru mereka. Perjalanan itu memakan waktu cukup lama sehingga mereka akhirnya bosan di dalam bus. Melihat anak-anak didiknya merasa bosan, sang guru memutuskan menceritakan kisah-kisah seram untuk menghibur murid-muridnya. Namun satu-persatu kisah yang guru itu ceritakan tak ada yang mengesankan bagi murid-muridnya. Mereka semua sudah tahu semua cerita itu dan bisa menebak akhir ceritanya. Tanpa mereka sadari, mereka memasuki wilayah hutan dan semakin dalam dikelilingi pepohonan. “Kalau begitu,” kata si guru, “aku akan menceritakan satu cerita lagi. Apa kalian pernah mendengar tentang cerita “Gozu”?” Gozu dalam bahasa Jepang berarti “Kepala Sapi”. Para murid saling menatap satu sama lain. Cerita apa itu? Mereka belum pernah mendengar sebuah cerita berjudul Gozu sebelumnya. Karena tak ada yang pernah m...

White String (Jepang)

Urban legend ini sangat populer pada tahun 90-an di Jepang. Banyak remaja Jepang yang mempercayai kebenaran cerita ini sehingga tak berani menindik telinganya. Kisahnya bermula ketika seorang gadis seumuran SMP merengek ada orang tuanya untuk mengizinkannya menindik telinganya. Ia berkata bahwa semua anak perempuan di kelasnya sudah menindik telinganya, hanya ia saja yang belum. Kedua orang tuanya awalnya tak mengizinkan. Namun karena sang gadis merengek terus-menerus, merekapun akhirnya mengizinkannya. Orang tua gadis itu lalu memberinya sejumlah uang dan menyuruh gadis itu untuk menindik telinganya di toko perhiasan yang terpercaya di sebuah mall dekat rumah mereka. Namun sang gadis berpikiran lain. Ia hendak menyimpan uang pemberian orang tuanya dan memutuskan untuk menindik telinganya sendiri. Iapun meminta sahabatnya untuk membantunya menindik telinganya. Mereka menggunakan jarum yang dipanaskan dan kemudian ditusukkan ke kedua cuping telinga gadis itu. Dia merasa sangat k...

21 and Still Counting (Amerika)

Suatu hari seorang gadis muda tengah menunggu di sebuah stasiun kereta ketika ia mendengar seseorang bergumam di belakangnya. Ia berbalik dan melihat seorang wanita duduk di sebuah bangku. Gadis itu menyadari saat itu hanya ada mereka berdua di stasiun tersebut. Wanita itu sangat aneh, pikir gadis itu. Wanita itu berumur 40-an dan duduk dengan tidak tenang. Ia menggoyang-goyangkan badannya ke depan dan ke belakang sambil bergumam, “21...21...21...”. Gadis itu bisa melihat kalau wanita itu terlihat agak “stress”, bahkan mungkin gila. Ia berniat untuk mengacuhkan saja wanita itu. Namun wanita itu terus saja bergumam, “...21...21...21...” Lama-kelamaan gadis itu menjadi penasaran. Iapun bangkit dari kursinya dan menghampiri wanita itu. “Ibu, apa yang sedang ibu hitung?” Wanita itu tak menjawab, bahkan tak menatap gadis itu. Ia hanya terus bergumam, “....21....21...21....” Gadis itu melihat di sekitarnya, mencoba mencari tahu apa yang sedang wanita itu hitung. Di saat yang sama,...

Liburan

Sepasang suami istri berlibur ke Miami, Florida dan mengalami kejadian mengerikan. Sang istri menemukan suaminya tewas terbunuh di dalam kamar. Polisi datang dan menanyai sang istri. Namun ia terlalu terpukul untuk bisa menjawab pertanyaan mereka. Polisi kemudian memutuskan untuk menggeledah kamar mereka. Mereka hanya menemukan barang-barang biasa, seperti baju, sebuah kamera, sebuah tiket pesawat, dan sebuah lotion untuk mencoklatkan kulit. Tak ada barang yang mencurigakan sehingga mereka melepaskan sang istri untuk pulang ke rumahnya dan membawa jenazah suaminya.